Klasifikasi obesitas 1

Obesitas tipe Android Badan berbentuk gendut seperti gentong atau buah apel, perut membuncit kedepan, banyak didapatkan pada kaum pria, sehingga disebut pula obesitas tipe pria atau male type obesity.

Titik temu yang berada antara garis z-score -2 dan -3 diartikan di bawah Lemak berlebih menyebabkan resistensi insulin, dan hiperglikemia berpengaruh negatif terhadap kesehatan.

Pada masyarakat menengah ke bawah, obesitas sangat identik dengan makmur. Sindrom metabolik juga merupakan prediktor kuat untuk terjadinya DM tipe 2 dikemudian hari. Farmakoterapi merupakan salah satu komponen penting dalam program penurunan BB. Golongan Agonis Adrenergic Beberapa obat yang masuk dalam golongan ini adalah symphatomimetics drugs seperti benzethamine, diethylpropion dan phenthermin yang kesemuanya bersifat seperti norephinefrine.

Di samping itu tidak kalah pentingnya adalah interaksi faktor-faktor yang berperan dalam metabotsme lipoprotein. Aktivitas fisik yang lama sangat membantu pada pencegahan peningkatan BB.

Hipotiroidisme menyebabkan kecepatan metabolisme karbohidrat dan lemak menurun. Terdapat peningkatan kadar low-density lipoprotein cholesterol jahatpenurunan kadar high-density lipoprotein cholesterol baik dan peningkatan kadar trigliserida.

Terdapat beberapa kompartemen jaringan lemak pada trunkal, yaitu trunkal subkutaneus yang merupakan kompartemen paling umum, intraperitoneal abdominaldan retroperitoneal.

Mekanisme dasar bagaimana komponen- komponen sindrom metabolik ini dapat terjadi pada seorang dengan obesitas sentral dan bagaimana komponen-komponen ini dapat menyebabkan terjadinya gangguan vaskular, hingga saat ini masih dalam penelitian.

Klasifikasi Obesitas dan Dampak Obesitas Kegemukan

Tanda-tanda dan keluhan yang terjadi antara lain obesitas di bagian atas tubuh, wajah membulat, kulit terluka dengan mudah, lemah tulang, mentruasi tidak teratur pada wanita, dan infertilitas pada pria. Insulin mempunyai peran penting karena berpengaruh baik pada penyimpanan lemak maupun sintesis lemak dalam jaringan adiposa.

Etiologi dan Patogenesis Obesitas

Seseorang yang menderita obesitas memiliki permukaan tubuh yang relatif lebih sempit dibandingkan dengan berat badannya, sehingga panas tubuh tidak dapat dibuang secara efisien dan mengeluarkan keringat yang lebih banyak. Lengan atas membesar, pada pembesaran lengan atas ditemukan biasanya pada biseb dan trisebnya Pada penderita sering ditemukan gejala gangguan emosi yang mungkin merupakan penyebab atau keadaan dari obesitas.

Pria memiliki lebih banyak otot dibandingkan dengan wanita. Untuk penderita obesitas, terapi harus dimulai secara perlahan, dan intensitas sebaiknya ditingkatkan secara bertahap. Manifestasi klinis Obesitas dapat terjadi pada semua golongan umur, akan tetapi pada anak biasanya timbul menjelang remaja dan dalam masa remaja terutama anak wanita, selain berat badan meningkat dengan pesat, juga pertumbuhan dan perkembangan lebih cepat ternyata jika periksa usia tulangnyasehingga pada akhirnya remaja yang cepat tumbuh dan matang itu akan mempunyai tinggi badan yang relative rendah dibandingkan dengan anak yang sebayanya.

Ketikan asupan lemak dikurangi, prioritas harus diberikan untuk mengurangi lemak jenuh. Penambahan jaringan lemak meningkatkan aliran darah. Di Makasar dilaporkan pada sebuah studi yang dilakukan John M.

Handbook of Obesity, Etiology and Pathophysiology. Sindroma Pickwickian obesitas disertai wajah kemerahan, underventilasi dan ngantuk. Farmakoterapi merupakan salah satu komponen penting dalam program manajemen berat badan.Tabel dibawah ini merupakan klasifikasi berat badan berlebih dan obesitas pada orang dewasa berdasarkan IMT menurut Kriteria Asia Pasifik: Tabel 1.

Klasifikasi Berat Badan Lebih dan Obesitas Berdasarkan IMT Menurut Kriteria Asia Pasifik. Klasifikasi IMT (k g/m2) Berat badan kurang Kisaran normal Berat badan lebih Berisiko Obesitas I Obesitas. Definisi obesitas dan kelebihan berat badan di dekade terakhir telah menjadi masalah global.

Menurut WHO, sekitar 1,6 miliar orang dewasa diatas 15 tahun positif kelebihan berat badan, setidaknya juta orang dewasa yang gemuk dan setidaknya 20 juta anak di bawah usia 5. 1. Latar belakang masalah. Pada awalnya obesitas di pandang sebagai tren atau gaya hidup sebagai tanda kesuksesan seseorang, dengan memiliki badan yang gemuk menandakan seseorang hidup berkecukupn.

Namun sekarang obesitas telah menjadi masalah yang serius karena memicu timbulnya berbagai komplikasi penyakit yang menyertainya.

Kriteria Dan Klasifikasi Obesitas

O Scribd é o maior site social de leitura e publicação do mundo. Baixe no formato DOCX, PDF, TXT ou leia online no Scribd. 12/7/ · Sedangkan Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahunprevalensi nasional obesitas umum pada penduduk berusia 15 tahun adalah 19,1%, dengan prevalensi pada laki-laki 13,9%, sedangkan pada perempuan 23,8% serta prevalensi obesitas berdasarkan IMT (10,3%).

3/8/ · Pada sebagian besar penderita obesitas terjadi resistensi leptin, sehingga tingginya kadar leptin tidak menyebabkan penurunan nafsu makan (Sherwood, ). Klasifikasi, Gejala dan Pemeriksaan. Obesitas digolongkan menjadi 3 kelompok: 1.

Obesitas ringan: kelebihan berat badan %. 2. Obesitas sedang: kelebihan berat badan %. 3.

Klasifikasi obesitas 1
Rated 5/5 based on 35 review